puisi terindah

aku yang pernah
engkau kuatkan
aku yang pernah
kau bangkitkan
aku yang pernah
kau beri rasa
saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti
selama itu aku akan selalu mengingatmu

kapan lagi kutulis untukmu
tulisan tulisan indahku yang dulu
warna warnai dunia
puisi terindahku hanya untuk mu
mungkinkah kaukan kembali lagi
menemaniku menulis lagi
kita arungi bersama
puisi terindahku hanya untukmu

Doa Habibi untuk Ainun

“Terima kasih Allah, ENGKAU telah lahirkan Saya untuk Ainun dan Ainun untuk Saya

Terima kasih Allah, Engkau sudah mempertemukan Saya dengan Ainun dan Ainun dengan Saya

Terima kasih Allah, hari Rabu tanggal 7 Maret 1962, ENGKAU titipi kami bibit Cinta yang Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi melekat pada diri Ainun dan Saya

Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami menyiram bibit cinta kami ini dengan kasih saying nilai Iman, Takwa, dan budaya kami tiap saat sepanjang masa

Terima kasih Allah, ENGKAU telah menikahkan Ainun dan Saya sebagai Suami Isteri tak terpisahkan di mana pun kami berada sepanjang masa

Terima kasih Allah, ENGKAU telah perkenankan Ainun dan Saya bernaung dan berlindung di bawah bibit cinta titipanMU ini di mana pun kami berada, sepanjang masa sampai Akhirat

Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami dapat menyaksikan, merasakan, menikmati, dan mengalami TitipanMU menjadi Cinta yang Paling Murni, Paling Suci, paling Sejati, Paling Sempurna, dan Paling Abadi di seluruh Alam Semesta dan sifat ini hanya dapat dimiliki oleh ENGKAU Allah

Terima kasih Allah, ENGKAU telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Batin, dan Nurani kami melekat pada Diri Kami sepanjang masa di mana pun Kami berada

Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan terjadi sebelum Ainun dan Saya tanggal 22 Mei 2010 pukul 17.30 untuk sementara dipisahkan. Ainun berada dalam Alam Baru dan saya untuk sementara masih di Alam Dunia

Terima kasih Allah, perpisahan kami berlangsung damai, tenang, dan khidmat dengan keyakinan bahwa KebijaksanaanMU adalah terbaik untuk Ainun dan Saya
Berilah Ainun dan Saya petunjuk mengambil jalan yang benar, Kekuatan untuk mengatasi apa yang sedang dan akan Kami hadapi di manapun Kami berada

Lindungilah Ainun dan Saya dari segala Gangguan, Ancaman, dan Godaan yang dapat mencemari Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi kami, sepanjang masa.” Amien.

Program Studi di IPB

Daftar Program Studi (S1) IPB

KODE PRODI

NAMA PRODI

DAYA TAMPUNG SNMPTN 2013

Fakultas Pertanian (FAPERTA)

331376

MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN

50

 

331021

AGRONOMI DAN HORTIKULTURA

105

 

331384

PROTEKSI TANAMAN

54

 

331035

ARSITEKTUR LANSEKAP

42

 

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)

331116

KEDOKTERAN HEWAN

96

 

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

331324

TEKNOLOGI & MANAJEMEN PERIKANAN BUDIDAYA

51

 

331392

MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

51

 

331405

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN

51

 

331413

TEKNOLOGI & MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP

49

 

331081

ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN

51

 

Fakultas Peternakan (FAPET)

331295

TEKNOLOGI PRODUKSI TERNAK

57

 

331281

NUTRISI DAN TEKNOLOGI PAKAN

57

 

Fakultas Kehutanan (FAHUTAN)

331154

MANAJEMEN HUTAN

60

 

331243

TEKNOLOGI HASIL HUTAN

48

 

331146

KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN& EKOWISATA

60

 

331421

SILVIKULTUR

48

 

Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA)

331235

TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

72

 

331273

TEKNOLOGI PANGAN

72

 

331265

TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

72

 

331316

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN

42

 

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

331221

STATISTIKA

48

 

331435

METEOROLOGI TERAPAN

42

 

331051

BIOLOGI

63

 

331124

KIMIA

60

 

331443

MATEMATIKA

42

 

331102

ILMU KOMPUTER

60

 

331451

FISIKA

42

 

331043

BIOKIMIA

51

 

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

331332

EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN

48

 

331346

MANAJEMEN

69

 

331013

AGRIBISNIS

72

 

331065

EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN

60

 

331362

EKONOMI SYARIAH

48

 

Fakultas Ekologi Manusia (FEMA)

331354

ILMU GIZI

69

 

331465

ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN

48

 

331132

KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

84

 

 

Catatan: Hanya Jalur Undangan Prestasi Akademik

Program Studi Pascasarjana

Fakultas Pertanian:

Fakultas Kedokteran Hewan:

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan:

Fakultas Peternakan:

Fakultas Kehutanan:

Fakultas Teknologi Pertanian:

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam:

Fakultas Ekonomi dan Manajemen:

Fakultas Ekologi Manusia:

Program Multidisiplin:

Program Profesional:

 

Daftar Program Keahlian Diploma IPB

  1. Komunikasi
  2. Ekowisata
  3. Manajemen Informatika
  4. Teknik Komputer
  5. Supervisor Jaminan Mutu Pangan
  6. Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi
  7. Teknologi Industri Benih
  8. Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya
  9. Teknologi dan Manajemen Ternak
  10. Manajemen Agribisnis
  11. Perencanaan dan Pengendalian Produksi Manufaktur/Jasa
  12. Analisis Kimia
  13. Teknik dan Manajemen Lingkungan
  14. Akuntansi
  15. Paramedik Veteriner
  16. Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian
  17. Perkebunan Kelapa Sawit

 

PEMISAHAN CAMPURAN (KIMIA)

Campuran adalah gabungan dua macam  zat atau lebih. Campuran dapat berupa larutan, koloid atau suspensi. proses pemisahan digunakan untuk mendapatkan dua atau lebih komponen yang lebih murni dari suatu campuran senyawa kimia, karena sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan yang tidak murni.

Suatu zat dapat dipisahkan dari campurannya karena mempunyai perbedaan sifat. Hal ini dinamakan dasr pemisahan, antara lain sebagai berikuteberapa :

  1. Ukuran partikel

Bila ukuran partikel zat yang diinginkan berbeda dengan zat yang tidak diinginkan (zat pencmpur) dapat dipisahkan dengan metode filtrasi (penyaringan). Jika partikel zat hasil lebih kecil daripada zat pencampurnya, maka dapat dipilih penyring atau media berpori yang sesuai dengan ukuran partikel zat yang diinginkan. Partikel zat hasil akan melewati penyaring dan zat pencampurnya akan terhalang.

  1. Titik didih

Bila antara zat hasil dan zat pencampur memiliki titik didih yang jauh berbeda dapat dipishkan dengan metode destilasi. Apabila titik didih zat hasil lebih rendah daripada zat pencampur, maka bahan dipanaskan antara suhu didih zat hasil dan di bawah suhu didih zat pencampur. Zat hasil akan lebih cepat menguap, sedangkan zat pencampur tetap dalam keadaan cair dan sedikit menguap ketika titik didihnya terlewati. Proses pemisahan dengan dasar perbedaan titik didih ini bila dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat akan dapat memisahkan suatu zat dari campuranya dengan baik, karena suhu selalu dikontrol untuk tidak melewati titik didih campuran.

  1. Kelarutan

Suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda, artinya suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda, artinya suatu zat mungkin larut dalam pelarut A tetapi tidak larut dalam pelarut B, atau sebaliknya. Secara umum pelarut dibagi menjadi dua, yaitu pelarut polar, misalnya air, dan pelarut nonpolar (disebut juga pelarut organik) seperti alkohol, aseton, methanol, petrolium eter, kloroform, dan eter. Dengan melihat kelarutan suatu zat yang berbeda dengan zat-zat lain dalam campurannya, maka kita dapat memisahkan zat yang diinginkan tersebut dengan menggunakan pelarut tertentu.

  1. Pengendapan
    Suatu zat akan memiliki kecepatan mengendap yang berbeda dalam suatu campuran atau larutan tertentu. Zat-zat dengan berat jenis yng lebih besar daripada pelarutnya akan segera mengendap. Jika dalam suatu campuran mengandung satu atau beberapa zat dengan kecepatan pengendapan yang berbeda dan kita hanya menginginkan salah satu zat, maka dapat dipisahkan dengan metode sedimentsi tau sentrifugsi. Namun jika dalm campuran mengandung lebih dari satu zat yang akan kita inginkan, maka digunakan metode presipitasi. Metode presipitasi biasanya dikombinasi dengan metode filtrasi.
  2. Difusi
    Dua macm zat berwujud cair atau gas bila dicampur dapat berdifusi (bergerak mengalir dan bercampur) satu sama lain. Gerak partikel dapat dipengaruhi oleh muatan listrik. Listrik yang diatur sedemikian rupa (baik besarnya tegangan maupun kuat arusnya) akan menarik partikel zat hasil ke arah tertentu sehingga diperoleh zat yang murni. Metode pemisahan zat dengan menggunakan bantuan arus listrik disebut elektrodialisis. Selain itu kita mengenal juga istilah elektroforesis, yaitu pemisahan zat berdasarkan banyaknya nukleotida (satuan penyusun DNA) dapat dilakukan dengan elektroforesis menggunakan suatu media agar yang disebut gel agarosa.
  3. Adsorbsi
    Adsorbsi merupakan penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan pengadsorbsi. Penggunaan metode ini diterapkan pada pemurnian air dan kotoran renik atau organisme.

 

Metode pemisahan merupakan suatu cara yang digunakan untuk memisahkan atau memurnikan suatu senyawa atau skelompok senyawa yang mempunyai susunan kimia yang berkaitan dari suatu bahan, baik dalam skala laboratorium maupun skala industri. Metode pemisahan bertujuan untuk mendapatkan zat murni atau beberapa zat murni dari suatu campuran, sering disebut sebagai pemurnian dan juga untuk mengetahui keberadaan suatu zat dalam suatu sampel (analisis laboratorium).

Proses pemisahan suatu campuran dapat dilakukan dengan berbagai metode. Metode pemisahan yang dipilih bergantung pada fase komponen penyusun campuran. Suatu campuran dapat berupa campuran homogen (satu fase) atau campuran heterogen (lebih dari satu fase). Suatu campuran heterogen dapat mengandung dua atau lebih fase: padat-padat, padat-cair, padat-gas, cair-cair, cair-gas, gas-gas, campuran padat-cair-gas, dan sebagainya. Pada berbagai kasus, dua atau lebih proses pemisahan harus dikombinasikan untuk mendapatkan hasil pemisahan yang diinginkan.

Berdasarkan tahap proses pemisahan, metode pemisahan dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu metode pemisahan sederhana dan metode pemisahan kompleks.

  1. Metode Pemisahan Sederhana

Metode pemisahan sederhana adalah metode yang menggunakan cara satu tahap. Proses ini terbatas untuk memisahkan campuran atau larutan yang relatif sederhana.

  1. Metode Pemisahan Kompleks

Metode pemisahan kompleks memerlukan beberapa tahapan kerja, diantaranya penambahan bahan tertentu,pengaturan proses mekanik alat, dan reaksi-reaksi kimia yang diperlukan. Metode ini biasanya menggabungkan dua atau lebih metode sederhana. Contohnya, pengolahan bijih dari pertambangan memerlukan proses pemisahan kompleks.

Berikut jenis-jenis metode pemisahan :

  1. Filtrasi
    Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori (penyaring). Dasar pemisahan metode ini adalah perbedaan ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Penyaring akan menahan zat padat yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dari pori saringan dan meneruskan pelarut. Paling utama dalam filtrasi adalah mengalirkan fluida melalui media berpori. Filtrasi dapat terjadi karena adanya gaya dorong, misalnya ; gravitasi, tekanan dan gaya sentrifugal. Fluida yang difiltrasi dapat berupa cairan atau gas; aliran yang lolos dari saringan mungkin saja cairan, padatan, atau keduanya. Seringkali umpan dimodifikasi melalui beberapa pengolahan awal untuk meningkatkan laju filtrasi, misal dengan pemanasan, kristalisasi, atau memasang peralatan tambahan pada penyaring seperti selulosa atau tanah diatomae.

Proses filtrasi yang dilakukan adalah bahan harus dibuat dalam bentuk larutan atau berwujud cair kemudian disaring. Hasil penyaringan disebut filtrat sedangkan sisa yang tertinggal dipenyaring disebut residu. (ampas).

Metode ini dimanfaatkan untuk membersihkan air dari sampah pada pengolahan air, menjernihkan preparat kimia di laboratorium, menghilangkan pirogen (pengotor) pada air suntik injeksi dan obat-obat injeksi, dan membersihkan sirup dari kotoran yang ada pada gula. Penyaringan di laboratorium dapat menggunakan kertas saring dan penyaring buchner. Penyaring buchner adalah penyaring yang terbuat dari bahan kaca yang kuat dilengkapi dengan alat penghisap.

 

  1. Sublimasi
    Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran dengan menguapkan zat padat tanpa melalui fasa cair terlebih dahulu sehingga kotoran yang tidak menyublim akan tertinggal. Bahan-bahan yang menggunakan metode ini adalah bahan yang mudah menyublim, seperti kamfer dan iod.

 

  1. Kristalisasi
    Kristalisasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan. Dasar metode ini adalah kelarutan bahan dalam suatu pelarut dan perbedaan titik beku. Kristalisasi ada dua cara yaitu kristalisasi penguapan dan kristalisasi pendinginan. Contoh proses kristalisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah pembuatan garam dapur dari air laut. Mula-mula air laut ditampung dalam suatu tambak, kemudian dengan bantuan sinar matahari dibiarkan menguap. Setelah proses penguapan, dihasilkan garam dalam bentuk kasar dan masih bercampur dengan pengotornya, sehingga untuk mendapatkan garam yang bersih diperlukan proses rekristalisasi (pengkristalan kembali)
    Contoh lain adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir.

 

  1. Destilasi
    Destilasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh suatu bahan yang berwujud cair yang terkotori oleh zat padat atau bahan lain yang mempunyai titik didih yang berbeda. Dasar pemisahan adalah titik didih yang berbeda. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk larutan atau cair, tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya tidak terlalu dekat.

Proses pemisahan yang dilakukan adalah bahan campuran dipanaskan pada suhu diantara titik didih bahan yang diinginkan. Pelarut bahan yang diinginkan akan menguap, uap dilewatkan pada tabung pengembun (kondensor). Uap yang mencair ditampung dalam wadah. Bahan hasil pada proses ini disebut destilat, sedangkan sisanya disebut residu.

 

Macam-Macam Destilasi :

  1. Distilasi Sederhana, prinsipnya memisahkan dua atau lebih komponen cairan berdasarkan perbedaan titik didih yang jauh berbeda.
  2. Distilasi Fraksionasi (Bertingkat), sama prinsipnya dengan distilasi sederhana, hanya distilasi bertingkat ini memiliki rangkaian alat kondensor yang lebih baik, sehingga mampu memisahkan dua komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang berdekatan.
  3. Distilasi Azeotrop : memisahkan campuran azeotrop (campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan), biasanya dalam prosesnya digunakan senyawa lain yang dapat memecah ikatan azeotrop tersebut, atau dengan menggunakan tekanan tinggi.
  4. Distilasi Kering : memanaskan material padat untuk mendapatkan fasa uap dan cairnya. Biasanya digunakan untuk mengambil cairan bahan bakar dari kayu atau batu bata.
  5. Distilasi Vakum: memisahkan dua kompenen yang titik didihnya sangat tinggi, motede yang digunakan adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih rendah dari 1 atm, sehingga titik didihnya juga menjadi rendah, dalam prosesnya suhu yang digunakan untuk mendistilasinya tidak perlu terlalu tinggi (Van Winkel, 1967).

Kelebihan Destilasi :

  1. Dapat memisahkan zat dengan perbedaan titik didih yang tinggi.
  2. Produk yang dihasilkan benar-benar murni.

Kekurangan Destilasi :

  1. Hanya dapat memisahkan zat yang memiliki perbedaan titik didih yang besar.
  2. Biaya penggunaan alat ini relatif mahal.

Contoh destilasi adalah proses penyulingan minyak bumi, pembuatan minyak kayu putih, dan memurnikan air minum.

  1. Ekstraksi
    Ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar metode pemisahan ini adalah kelarutan bahan dalam pelarut tertentu.
  2. Adsorbsi
    Adsorbsi merupakan metode pemisahan untuk membersihkan suatu bahan dari pengotornya dengan cara penarikan bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan bahan pengadsorbsi. Penggunaan metode ini dipakai untuk memurnikan air dari kotoran renik atau mikroorganisme, memutihkan gula yang berwarna coklat karena terdapat kotoran.
  3. Kromatografi
    Kromatografi adalah cara pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan pelarut pada suatu lapisan zat tertentu. Dasar pemisahan metode ini adalah kelarutan dalam pelarut tertentu, daya absorbsi oleh bahan penyerap, dan volatilitas (daya penguapan). Contoh proses kromatografi sederhana adalah kromatografi kertas untuk memisahkan tinta.

BIOLOGI SMK SEMESTER VI

Standar Kompetensi I   : Mendiskripsikan komponen lingkungan dan interaksi antar

komponen dalam lingkungan

 

LINGKUNGAN HIDUP

Lingkungan Hidup adalah suatu kesatuan hidup antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanahairenergi suryamineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. Di bumi ada bermacam-macam ekosistem. Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah komponen hidup ( biotic ) dan komponen tak hidup ( abiotik ).

 

v Komponen Lingkungan Biotik

Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Pada pokoknya makhluk hidup dapat digolngkan berdasarkan jenis-jenis tertentu, misalnya golongan manusia, hewan dan tumbuhan[1]. Makhluk hidup berdasarkan ukurannya digolongkan menjadi mikroorganisme dan makroorganisme. Manusia merupakan faktor biotik yang mempunyai pengaruh terkuat di bumi ini, baik dalam pengaruh memusnahkan dan melipatkan, atau mempercepat penyebaran hewan dan tumbuhan. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  • Produsen adalah makhluk hidup yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik (organisme autotrof). Proses tersebut hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan yang berklorofil dengan cara fotosintesis. Contoh produsen adalah algalumut dan tumbuhan hijau.
  • Konsumer adalah organisme heterotrof yang tidak bisa membuat makanannya sendiri dan tergantung kepada organisme lain, baik yang bersifat heterotrof maupun yang autotrof. Konsumer biasanya merupakan hewan. Hewan yang memakan tumbuhan secara langsung (herbivora) dinamakan konsumer primer. Hewan yang memakan konsumer primer dinamakan konsumer II dan seterusnya sehingga terbentuk suatu rantai makanan. Konsumer terakhir disebut konsumer puncak. Contoh konsumer puncak adalah manusia.
  • Dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik menjadi anorganik untuk kemudian digunakan oleh produsen. Dekomposer dapat disebut juga sebagai organisme detritivor atau pemakan bangkai. Contoh organisme dekomposer adalah bakteri pembusuk dan jamur.

 

v Komponen Lingkungan Abiotic

Abiotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang tidak hidup (benda-benda mati). Komponen abiotik merupakan komponen penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda tak hidup. Secara terperinci, komponen abiotik merupakan keadaan fisik dan kimia di sekitar organisme yang menjadi medium dan substrat untuk menunjang berlangsungnya kehidupan organisme tersebut.Beberapa contoh komponen abiotik adalah airudaracahaya mataharitanahtopografi ,dan iklim.

 

v Interaksi dalam Ekosistem

Dalam ekosistem pasti ada interaksi atau hubungan timbal balik antara komponen yang satu dengan komponen yang lain. Interaksi yang ada bisa berupa interaksi yang saling menguntungkan, merugikan atau tidak berpengaruh terhadap satu dengan yang lainnya. Jenis-jenis interaksi tersebut, antara lain:

  1. Interaksi antar organisme

Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak kita lihat di sekitar kita. Interaksi antar organisme dalam komunitas ada yang sangat erat dan ada yang kurang erat. Interaksi antarorganisme dapat dikategorikan sebagai berikut :

  1. Simbiosis mutualisme adalah interaksi antarorganisme yang saling menguntungkan. Contoh: kupu-kupu dengan tanaman berbunga.
  2. Simbiosis parasitisme adalah interaksi antarorganisme yang saling nmerugikan. Contoh: benda dengan tanaman inangnya.
  3. Simbiosis komensalisme adalah interaksi antarorganisme yang satu diuntungkan dan yang lain tidak dirugikan. Contoh: tanaman anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.
  4. Netralisme adalah interaksi antarindividu yang saling lepas atau tidak saling memengaruhi. Contoh: kambing dengan kucing.
  5. Predatorisme/Predasi adalah interaksi antarorganisme, di mana yang satu memakan yang lain. Contoh: harimau dengan rusa.
    1. Interaksi Antar populasi

Antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi secara langsung atau tidak langsung dalam komunitasnya.Contoh interaksi antarpopulasi adalah sebagai berikut :

  1. Alelopati yaitu interaksi antar organisme yang keberadaan salah satu organisme dapat menghambat pertumbuhan organism lainnya melalui pelepasan racun. Contoh : Tanaman pinus.
  2. Kompetisi adalah jenis interaksi antarorganisme yang saling bersaing untuk bisa bertahan hidup. Contoh: tanaman padi dengan gulma.
    1. Interaksi Antar Komunitas

Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda di suatu daerah yang sama dan saling berinteraksi. Contoh komunitas, misalnya komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma. Komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer. Dalam suatu komunitas terdapat populasi tumbuhan hijau sebagai produsen dan populasi hewan sebagai konsumen, serta populasi bakteri dan fungi saproba sebagai pengurai. Interaksi dalam komunitas dapt terjadi antarpopulasi dalam suatu spesies atau antar populasi dalam spesiies yang berbeda. Tujuan mempelajari interaksi yang terjadi pada berbagai organisasi kehidupan adalah agar kita dapat bersikap lebih bijaksana terhadap lingkungan yang berada disekitar kita. sikap tersebut antara lain :

  • Menggunakan metode pengendalian secara biologi dalam pemberantasan hama
  • Melakukan penanaman secara tumpang sari
  • Memperhitungkan daya dukung dalam rangka pengoptimalan produksi
  • Menjaga keselarasan didalam ekosistem, dengan demikian keseimbangan ekosistem tetap terjaga
  1. Interaksi Antar komponen Biotik dengan Abiotik

Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem. Hubunganantara organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi. Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Standar Kompetensi II : Memahami Pengaruh dan Peranan Manusia Dalam

Menjaga Keseimbangan Lingkungan

 

v PERUSAKAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

Masalah lingkungan adalah ulah manusia, dalam kegiatannya yang mengancam manusia dan lingkungan hidupnya. Masalah lingkungan hidup terjadi berurutan dari kegiatan manusia dan menyebabkan siklus permasalahan lingkungan yang berpanjangan. Masalah lingkungan wujudnya berupa kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi. Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan disebabkan oleh 2 macam penyebab yakni proses alam dan ulah manusia :

  1. 1.      Proses Alam

Ialah bentuk kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi secara alami dari alam . Contoh kerusakan lingkungan oleh alam antara lain adalah :

  1. Gunung meletus, merupakan peristiwa alam dimana gunung tersebut menyemburkan lava, lahar panas, pasir, batu, lumpur, dan debu ketika meletus. Tetapi dampak dari letusan gunung tersebutmembawa keuntungan antara lain : menyuburkan tanah, mememperluas lahan pertanian, letak mineral dekat demngan permukaan bumi, dan tempat wisata.
  2. Tanah Longsor , biasanya terjadi karena penebangan hutan yang sembarangan. Untuk mencegah tanah longsor perlu digalakan reboisasi.
  3. Gempa Bumi, ialah getaran yang terjadi akibat dari dalam bumi. Gempa tersebut menurut terjadinya ada tiga macam :
  • Gempa Vulkanis , karena letusan gunung berapi
  • Gempa tektonik , karena adanya patahan dan atau pergeseran lapisan batuan
  • Gempa runtuhan , karena tanah runtuh
  1. Erosi dan abrasi , proses pengikisan permukaan bumi oleh air dan air laut
  2. 2.      Kegiatan Manusia

Ialah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Manusia memanfaatkan lingkungan tanpa disadari dapat merugikan lingkungan hidup. Contoh kegiatan manusia yang menimbulkan kerusakan lingkungan alam adalah sebagai berikut :

  1. Sampah

Masalah sampah ini dapat membawa akibat berantai bagi pencemaran lingkunganberupa :

  • Bau busuk menggagu orang disekitarnya
  • Mempercepat terjangkitnya penyakit dan sumber penularan penyakit
  • Tersumbatnya got-got dan aliran air yang berakibat banjir
  • Dampak merusak kenyamanan dan keindahan kota
  1. Terkurasnya Flora dan Fauna

adalah suatu penciptaan kondisi keberadaan flora dan fauna menjadi langka. Hal ini disebabkan oleh terputusnya jaringan kehidupan. Kelangkaan flora dan fauna dapat dikawatirkan akan terjadi kepunahan. Yang akhirnya manusia pada generasi berikutnya sulit menemukan jenis flora dan fauna yang langka bahkan hanya tinggal legenda.

  1. Pencemaran

Percemaran atau polusi terjadi karena pertambahan penduduk yang pesat dan tidak ditopang dengan daya dukung lingkungan serta tidak memperhatikan kaidah pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan hidup. Pencemaran tersebut terdiri dari pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah dan pencemaran suara.

  1. Tanah Kritis

Adalah merupakan kerusakan tanah karena produktivitas tanah sebagai tempat tumbuhnya tanaman akan menurun bahkan tidak berfungsi lagi. Akhirnya tanah menjadi tandus dan gersang serta tanaman tidak dapat tumbuh lagi dan menghasilkan sesuai dengan harapan manusia.

  1. Penyimpangan Iklim

Merupakan masalah kerusakan lingkungan terjadi kondisi dimana iklim telah bergeser atau berubah. Hal ini menimbulkan kecemasan dan ketakutan penghuninya terutama petani, nelayan, pelayaran dan penerbangan. Ramalan cuaca yang tidak akurat, timbulnya angin topan, kekeringan dan curah hujan yang berlebihan merupakan dampak pergeseran iklim.

  1. Hujan Asam

Hujan asam adalah hujan yang airnya tercemar oleh polutan (debu dan asap) dan korosit. Apabila hijan ini menimpa benda-benda yang mengadung besi atau metal maka akan mengalami keropos dan berkarat. Apabila menimpa manusia dan hewan akan mengalami terserang penyakit kulit dan pernapasan serta bila menimpa tanaman akan membuat pertumbuhannya kerdil dan menurunkan produktivitas tanaman tersebut. Hujan asam banyak terjadi di negara-negara industri maju dimana penetralisir hujan yakni hutan dan tanaman yang ada sangat sedikit atau berkurang.

  1. Menipisnya Ozon

Fungsi atmosfir antara lain sebagai pelindung bumi dari panasnya sinar ultra violet dan infra merah dari matahari , terutama lapisan ozon di atmosfir. Saat ini lapisan ozon di bumi telah menipis bahkan telah berlubang di kedua kutub bumi, sehingga sinar infra merah dapat menembus atmosfir bumi dan tidak dapat dipantulkan kembali. Yang akhirnya dapat menaikkan suhu bumi dan kondisi bumi semakin panas. Penyebab menipisnya ozon karena pemakaian gas CFC (Carbon Fluoro Oksida), Freon, Foem, Metanol sebagai imbas dari pemakaian AC, barang-barang busa dan plastik.

Beberapa usaha yang dilakukan untuk pelestarian lingkungan hidup antara lain yaitu sebagai berikut :

  1. Bidang Kehutanan

Kerusakan hutan yang semakin parah dan meluas, perlu diantisipasi dengan berbagai upaya. Beberapa usaha yang perlu dilakukan antara lain :

  1. Penebangan pohon dan penanaman kembali agar dilakukan dengan seimbang sehingga hutan tetap lestari.
  2. Memperketat pengawasan terhadap penebangan-penebangan liar, dan memberikan hukuman yang berat kepada mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
  3. Penebangan pohon harus dilakukan secara bijaksana. Pohon yang ditebang hendaknya yang besar dan tua agar pohon-pohon yang kecil dapat tumbuh subur kembali.
  4. Melakukan reboisasi (penanaman hutan kembali) pada kawasan-kawasan yang hutannya telah gundul, dan merehabilitasi kembali hutan-hutan yang telah rusak.
  5. Memperluas hutan lindung, taman nasional, dan sejenisnya sehingga fungsi hutan sebagai pengatur air, pencegah erosi, pengawetan tanah, tempat perlindungan flora dan fauna dapat tetap terpelihara dan lestari.
  6. Bidang Pertanian
    1. Mengubah sistem pertanian berladang (berpindah-pindah) menjadi pertanian menetap seperti sawah, perkebunan, tegalan, dan sebagainya.
    2. Pertanian yang dilakukan pada lahan tidak rata (curam), supaya dibuat teras-teras (sengkedan) sehingga bahaya erosi dapat diperkecil.
    3. Mengurangi penggunaan pestisida yang banyak digunakan untuk pemberantasan hama tanaman dengan cara memperbanyak predator (binatang pemakan) hama tanaman karena pemakaian pestisida dapat mencemarkan air dan tanah.
    4. Menemukan jenis-jenis tanaman yang tahan hama sehingga dengan demikian penggunaan pestisida dapat dihindarkan.
  7. Bidang Industri
    1. Limbah-limbah industri yang akan dibuang ke dalam tanah maupun perairan harus dinetralkan terlebih dahulu sehingga limbah yang dibuang tersebut telah bebas dari bahan-bahan pencemar. Oleh karena itu, setiap industri diwajibkan membuat pengolahan limbah industri.
    2. Untuk mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh asap industri yang berasal dari pembakaran yang menghasilkan CO (Karbon monooksida) dan CO2 (karbon dioksida), diwajibkan melakukan penghijauan di lingkungan sekitarnya. Penghijauan yaitu menanami lahan atau halaman-halaman dengan tumbuhan hijau.
    3. Mengurangi pemakaian bahan bakar minyak bumi dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti energi listrik yang dihasilkan PLTA, energi panas bumi, sinar matahari, dan sebagainya.
    4. Melakukan daur ulang (recycling) terhadap barang-barang bekas yang tidak terpakai seperti kertas, plastik, aluminium, best, dan sebagainya. Dengan demikian selain memanfaatkan limbah barang bekas, keperluan bahan baku yang biasanya diambil dari alam dapat dikurangi.
    5. Menciptakan teknologi yang hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan.
    6. Menetapkan kawasan-kawasan industri yang jauh dari permukiman penduduk.
  8. Bidang Perairan
    1. Melarang pembuangan limbah rumah tangga, sampah-sampah, dan benda-benda lainnya ke sungai maupun laut karena sungai dan laut bukan tempat pembuangan sampah.
    2. Perlu dibuat aturan-aturan yang ketat untuk penggalian pasir di laut sehingga tidak merusak lingkungan perairan laut sekitarnya.
    3. Pengambilan karang di laut yang menjadi tempat berkembang biak ikan-ikan harus dilarang.
    4. Perlu dibuat aturan-aturan penangkapan ikan di sungai/laut seperti larangan penggunaan bom ikan, pemakaian pukat harimau di laut yang dapat menjaring ikan sampai sekecil-kecilnya, dan sebagainya.
  9. Flora dan Fauna

Untuk menjaga kepunahan flora dan fauna langka, beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain :

  1. Menghukum yang seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang bagi mereka yang mengambil flora dan memburu fauna yang dilindungi.
  2. Menetapkan kawasan perlindungan bagi flora dan fauna langka seperti Taman Nasional, Cagar Alam, Suaka Marga Satwa, dan lain-lain.
  3. Perundang-undangan

Melaksanakan dengan konsekuen UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan memberikan sanksi hukuman yang berat bagi pelanggar-pelanggar lingkungan hidup sesuai dengan tuntutan undang-undang.

 

JENIS POLUSI DAN LIMBAH

  1. POLUSI

Menurut UU RI no. 23 tahun 1997, pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Macam-macam polusi :

  1. Polusi Udara

Polusi/pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh polutan dari sumber-sumber alami atau oleh kegiatan manusia. Beberapa kelompok polutan/pencemar utama di udara adalah sebagai berikut :

  1. Materi partikulat

Materi partikulat terdiri atas berbagai partikel padat dan cair yang tersuspensi di udara. Materi partikulat berupa partikel padat yang biasanya disebut debu, sedangkan yang berupa partikel cair bisaanya disebut kabut. Contoh materi partikulat adalah :

                                                                    i.            Timbal

                                                                  ii.            Oksida Nitrogen (NO dan NO2)

Sumber utama oksida nitrogen adalah pembakaran bahan bakar dalam industri dan kendaraan bermotor.

                                                                iii.            Karbon oksida

Karbon oksida terdiri atas gas karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2). Kedua gas ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.

                                                                iv.            Hidrokarbon

Hidrokarbon adalah kelompok berbagai senyawa organik yang hanya mengandung hidrogen dan karbon.

                                                                  v.            Ozon

Ozon yang terdapat di lapisan stratosfer merupakan senyawa penting yang melindungi manusia dan makhluk hidup lain dari bahaya radiasi sinar UV matahari

                                                                vi.            Suara

Suara merambat di udara. Suara yang mengganggu dapat sebagai polutan di udara. Polusi yang disebabkan suara disebut polusi suara atau kebisingan. Polusi suara atau kebisingan adalah suara atau bunyi yang dapat mengganggu dan atau merusak pendengaran manusia dan hewan. Kebisingan dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

  • Kebisingan impulsive, yaitu kebisingan yang datangnya tidak terus-menerus, misalnya suara palu ketika orang memaku.
  • Kebisingan kontinyu, yaitu kebisingan yang datangnya secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya suara mesin yang dihidupkan.
  • Kebisingan semi kontinyu, yaitu kebisingan kontinyu yang hanya sekejap, kemudian hilang, tapi ada kemungkinan akan terulang, misalnya suara kereta api atau pesawat terbang yang lewat. Tingkat kebisingan dapat diukur dengan satuan pengukuran desibel (dB).

 

No

Tingkat kebisingan

dB

Contoh

1.

0

( Batas ambang dengar )

2.

Amat sangat tenang

10 – 20

Suara daun bergesek

3.

Sangat tenang

30 – 50

Suara orang bercakap normal

4.

Bising

60 – 70

Suara orang berteriak, suara pembersih vakum

5.

Sangat bising

80 – 90

Suara sirene, suara mesin diesel, suara mesin pengolah kapas, suara blender

6.

Menulikan

100 – 120

Suara pesawat jet, suara halilintar, suara mesin traktor, suara mesin tekstil, suara mesin pabrik baja

7.

Sangat menulikan

> 120

Suara mesin roket

 

Sumber-sumber polusi udara

Polusi udara dapat terjadi di luar ruangan (outdoor pollution) dan di dalam ruangan (indoor pollution). Polusi udara yang terdapat di luar ruangan dapat bersumber dari kegiatan manusia atau dari sumber alami, sedangkan polusi udara di dalam ruangan terutama bersumber dari kegiatan manusia. Berikut berbagai polutan di udara :

 

Jenis Polutan

Sumber

Sulfur oksida (gas dan partikulat)

Pembakaran bahan bakar industri, proses peleburan logam

Ozon

Reaksi fotokimia

timbal dan mangan

Kendaraan bermotor

Materi pertikulat, klorin, dan cadmium

Produk pembakaran berbagai bahan/zat buangan industri

Nitrogen oksida (NO dan NO2)

Pembakaran bahan bakar industri, bangunan pembangkit listrik, kompor gas, perapian, kebakaran hutan, tanah pertanian yang dipupuk berlebihan

Karbon monoksida dan karbon dioksida

Pembakaran bahan bakar industri dan kendaraan bermotor

Formaldehid

Asap rokok, dan perabot kayu

Asbes

Ubin, atap

Ammonia

Produk-produk pembersih

Hidrokarbon

Asap rokok, Pembakaran bahan bakar industri dan kendaraan bermotor

Para diklorobenzena

Penyegar/pengharum ruangan

 

  1. Polusi Air

Air merupakan bagian terbesar dari bumi, hamper 2/3 bagian bumi adalah air dan 1/3 bagian lainnya adalah daratan. Wujud air yang kita temui ada 3 yaitu:

  1. Padat: es batu, berada di daerah kutub.
  2. Cair: air. Air ini berada di danau, sungai, dalam tanah, laut
  3. Gas: uap air. Air ini berada di lapisan atmosfer

Sumber polusi air dibedakan menjadi sumber langsung dan sumber tidak langsung. Sumber langsung adalah sumber polusi yang membuang polutan di lokasi khusus melalui pipa, selokan, atau saluran pembuangan langsung menuju badan atau permukaan air. Sumber tidak langsung adalah sumber polusi yang asalnya dari area lahan luas atau partikel-partikel yang terbawa udara, yang mencemari air melalui aliran air atau pengendapan senyawa dari atmosfer. Beberapa kelompok polutan/pencemar utama di air adalah sebagai berikut :

  1. Agen penyebab penyakit

Agen penyebab penyakit adalah organisme-organisme yang dapat menginfeksi dan menyebabkan penyakit. Contoh agen penyebab penyakit yang dapat menjadi polutan di air adalah bakteri, virus, protozoa, dan cacing parasit.

  1. Limbah yang memerlukan oksigen

Limbah yang memerlukan oksigen terdiri atas berbagai limbah organik yang dapat diurai oleh bakteri aerob. Contoh jenis limbah ini adalah kotoran manusia dan hewan, sisa-sisa tumbuhan, dan limbah industri (misalnya industri pengolahan makanan, kertas, dan minyak).

  1. Bahan kimia organik

Bahan kimia organik merupakan senyawa kimia yang mengandung atom karbon. Contohnya: pestisida, deterjen, dan DDT.

  1. Bahan kimia anorganik

Polutan bahan ini adalah polutan yang mengandung unsur kimia selain karbon, misalnya berbagai senyawa asam, senyawa garam-garaman, dan logam berat. Contoh logam berat yang umum mencemari perairan adalah timbal (Pb), arsenic (As), dan merkuri (Hg).

  1. Nutrien tumbuhan

Nutrien tumbuhan merupakan senyawa-senyawa kimia yang dapat menstimulasi pertumbuhan tumbuhan dan ganggang (algae), contohnya: nitrat (NO3), fosfat (PO4), dan ammonium (NH4)

  1. Sedimen

Sedimen adalah berbagai partikel padat seperti partikel pasir, lempung, Lumpur, dan batuan di dasar perairan. Sediment dapat menjadi polutan air apabila jumlahnya berlebihan.

  1. Bahan radioaktif

Bahan radioaktif mengandung atom-atom dari senyawa isotop yang tidak stabil sehingga memancarkan radiasi secara spontan, contohnya radon, iodine dan uranium.

  1. Panas

Polusi yang disebabkan panas disebut polusi termal. Panas dapat menjadi polutan di air apabila berlebihan sehingga suhu perairan meningkat terlalu tinggi.

  1. Polusi tanah

Polusi tanah mencakup berbagai perubahan fisik dan kimia pada tanah yang memberi dampak negatif bagi kehidupan tumbuhan dan makhluk hidup lain yang hidup di tanah. Beberapa polutan/pencemar utama di tanah adalah sebagai berikut :

  1. Limbah padat (sampah)

Limbah padat meliputi bahan-bahan padatan buangan seperti kertas, plastik, kayu, metal, kaca, sisa makanan, karet, dan lainnya. Limbah/sampah ini meningkat jumlahnya setiap tahun dan seringkali menumpuk di lahan TPA

  1. Logam berat

Contoh logam berat yang dapat menjadi polutan di tanah adalah kadmium, timbal, kromium, tembaga, besi, dan nikel.

  1. Pestisida

Pestisida adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang dianggap mengganggu oleh manusia. Pestisida sangat berguna untuk membantu meningkatkan jumlah panen atau mengontrol populasi organisme penyebab penyakit, namun penggunaan secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi makhluk hidup lain.

  1. Nitrogen, fosfat, dan garam mineral

Nitrogen, fosfat, dan garam mineral merupakan unsur-unsur yang sangat diperlukan tumbuhan untuk tumbuhan. Namun, jika keberadaannya di tanah berlebih, unsur-unsur tersebut dapat bersifat racun bagi tumbuhan.

Sumber-sumber polusi tanah

Sumber polutan utama di tanah adalah sebagian besar disebabkan oleh kegiatan pertanian. Kegiatan pertanian menggunakan sejumlah besar pupuk dan pestisida serta melakukan irigasi untuk meningkatkan jumlah panen di lahan pertaniannya.

  1. LIMBAH

Berdasarkan karakteristiknya, limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam, yaitu :

  1. Limbah cair

Limbah cair bersumber dari pabrik yang biasanya banyak menggunakan air dalam sistem prosesnya. Limbah cair adalah sisa dari suatu hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair (PP 82 thn 2001). Jenis-jenis limbah cair dapat digolongkan berdasarkan pada :

  1. Sifat Fisika dan Sifat Agregat . Keasaman sebagai salah satu contoh sifat limbah dapat diukur dengan menggunakan metoda Titrimetrik
  2. Parameter Logam, contohnya Arsenik (As) dengan metoda SSA
  3. Anorganik non Metalik contohnya Amonia (NH3-N) dengan metoda Biru Indofenol
  4. Organik Agregat contohnya Biological Oxygen Demand (BOD)
  5. Mikroorganisme contohnya E Coli dengan metoda MPN
  6. Sifat Khusus contohnya Asam Borat (H3 BO3) dengan metoda Titrimetrik
  7. Air Laut contohnya Tembaga (Cu) dengan metoda SPR-IDA-SSA
  8. Limbah padat

Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu limbah padat yaitu dapat didaur ulang, seperti plastik, tekstil, potongan logam dan kedua limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis. Bagi limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai cara antara lain ditimbun pada suatu tempat, diolah kembali kemudian dibuang dan dibakar.

  1. Limbah gas dan partikel

Polusi udara adalah tercemarnya udara oleh berberapa partikulat zat (limbah) yang mengandung partikel (asap dan jelaga), hidrokarbon, sulfur dioksida, nitrogen oksida, ozon (asap kabut fotokimiawi), karbon monoksida dan timah. Udara adalah media pencemar untuk limbah gas.

Berdasarkan sumbernya limbah dikelompokkan menjadi 3 yaitu:

  1. Limbah Pabrik

Limbah ini bisa dikategorikan sebagai limbah yang berbahaya karena limbah ini mempunyai kadar gasyang beracun, pada umumnya limbah ini dibuang di sungai-sungai disekitar tempat tinggal masyarakat dan tidak jarang warga masyarakat mempergunakan sungai untuk kegiatan sehari-hari, misalnya MCK(Mandi, Cuci, Kakus) dan secara langsung gas yang dihasilkan oleh limbah pabrik tersebut dikonsumsi dan dipakai oleh masyarakat.

  1. Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga limbah ini bisa berupa sisa-sisa sayuran seperti wortel, kol, bayam, slada dan lain-lain bisa juga berupa kertas, kardus atau karton. Limbah ini juga memiliki daya racun tinggi jika berasal dari sisa obat dan aki.

  1. Limbah Industri

Limbah ini dihasilkan atau berasal dari hasil produksi oleh pabrik atau perusahaan tertentu. Limbah ini mengandung zat yang berbahaya diantaranya asam anorganik dan senyawa orgaik, zat-zat tersebut jika masuk ke perairan maka akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makluk hidup pengguna air tersebut misalnya, ikan, bebek dan makluk hidup lainnya termasuk juga manusia.

DAMPAK POLUSI TERHADAP LINGKUNGAN

Dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

  1. DAMPAK POLUSI UDARA

Polusi udara dapat terjadi jika jumlah atau konsentrasi polutan (zat pencemar) di udara sudah melebihi baku mutu lingkungan. Udara yang telah tercemar oleh polutan tertentu dapat menyebabkan turunnya mutu udara di lingkungan tersebut. Tetapi udara yang tercemar juga dapat berdampak yang cukup luas seperti pemanasan global dan hujan asamPolusi udara yang menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan lingkungan adalah :

  1. 1.      Gas Karbon monoksida (CO)

Dampak yang ditimbulkan adalah :

  1. Pusing/sakit kepala
  2. Rasa mual
  3. Pingsan (ketidak sadaran)
  4. Kerusakan jaringan otak
  5. Sesak nafas
  6. Kematian
  7. Gangguan pada kulit
  8. Gangguan penglihatan (efek jangka panjang)
  9. 2.      Gas sulfur oksida (SO), nitrogen oksida (NO) dan ozon (O3)

Dampak negatif adanya penigkatan konsentrasi gas SO, NO dan O3 adalah :

  1. Iritasi mata
  2. Radang saluran pernafasan
  3. Gangguan pernafasan kronis (bronkitis, emfisema dan asma)
  4. Gangguan pada tumbuhan hingga kematian tumbuhan
  5. 3.      Materi partikulat

Timbal yang masuk ke dalam tubuh dan sudah terakumulasi dalam kosentrasi tertentu dapat menyebabkan :

  1. menyerang berbagai sistem tubuh seperti sistem pencernaan dan sistem syaraf.
  2. Radang paru-paru sampai kanker paru-paru
  3. Gangguan jantung
  4. Gangguan ginjal
  5. Keterbelakangan mental pada anak-anak
  6. Gangguan kesehatan pada hewan
  7. 4.      Asap rokok

Dampak yang ditimbulkan adalah :

  1. Gangguan pernafasan
  2. Penyakit jantung
  3. Flek di paru-paru
  4. Kanker paru-paru
  5. 5.      Suara

Polusi suara terjadi jika amplitudo suara melebihi ambang batas yaitu 50 dB. Kekuatan suara yang lebih dari 50 dB sudah mulai bising hingga memekakkan telinga yang dapat menimbulkan :

  1. Gangguan organ pendengaran
  2. Kerusakan organ pendengaran
  3. Tuli
  4. Gangguan jantung
  5. Sakit kepala
  6. Stress secara psikologi
  7. 6.      Asbut (asap kabut)

Asap kabut atau disingkat asbut (smog adalah singkatan dari smoke (asap) dan fog (kabut)).

  1. 7.      Efek Rumah Kaca

Efek Rumah kaca merupakan proses atmosfer memanaskan sebuah planet. Efek rumah kaca bisa terjadi secara alami maupun oleh aktivitas manusia. Dampak dari pemanasan global adalah:

  1. Volume air laut bertambah mengakibatkan naiknya permukaan air laut.
  2. Permukaan air laut meningkat mengakibatkan banjir di daerah pantai.
  3. Dapat menenggelamkan pulau-pulau atau kota-kota di dekat pantai
  4. Meningkatkan penyebaran penyakit munlar.
  5. Curah hujan di daerah yang beiklim tropis meningkat.
  6. Tanah lebih cepat mengering walaupun sering terkena hujan, berdampak kekurangan air kematian tanaman.
  7. Sering terjadi angin besar atau badai di beberapa wilayah.
  8. Migrasi atau berpindahnya hewan ke daerah yang lebih dingin.
  9. Punahnya manusia hewan dan tumbuhan yang tidak mampu berpindah atau beradaptasi dengan suhu yang makin tinggi.
  10. meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
  11. 8.      Penipisan Lapisan Ozon (O3)

Ozon adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Molekul oksigen (O2) yang kita gunakan untuk bernafas membentuk hampir 20% atmosfer. Pembentukan ozon (O3), molekul triatom oksigen jumlahnya sedikit  dalam atmosfer di mana kandungannya hanya 1/3.000.000 gas atmosfer. UV dikaitkan dengan pembentukan kanker kulit dan kerusakan genetik.

  1. DAMPAK POLUSI AIR

Air adalah komponen komponen abiotik yang sangat penting bagi lingkungan hidup yaitu bagi kesehatan manusi dan makhluk hidup lainnya. Sebagian besar zat pencemar dihasilkan oleh kegiatan manusia seperti industri, rumah tangga, pertanian, pertambangan dan lain-lain. Berikut beberapa dampak dari polusi air :

  1. 1.      Gangguan Kesehatan

Pencemaran air dapat menimbulkan berbagai penyakit menular dan tidak menular

  1. 2.      Penyakit menular

Penyakit menular sebagai akibat dari pencemaran dapat terjadi karena berbagai sebab antara lain:

  1. Air yang tercemar dapat menjadi media bagi perkembang biakan dan pesebaran mikroorganisme, termasuk mikroba patogen.
  2. Air yang telah tercemar tidak dapat lagi digunakan sebagai pembersih, sedangkan air bersih mungkin jumlahnya sudah tidak mencukupi lagi.
  3. Air yang tercemar limbah organik merupakan tempat yang subur untuk perkembang biakan mikroorganisme. Mikroorganisme patogen yang berkembang biak dalam air dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit menular
  4. 3.      Penyakit tidak menular

Zat pencemar air yang menyebabkan penyakit adalah senyawa anorganik, seperti logam berat, dan ada senyawa organik yang mengandung unsur klorin (Cl) seperti DDT dan PCB yang bersifat beracun bagi makhluk hidup.

  1. 4.      Air Tidak Bermanfaat Sesuai Peruntukannya

Polutan di air menyebabkan penurunan mutu air hingga ke tingkat tertentu. Air yang mutunya turun mnyebabkan tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya. Jadi air tidak dapat digunakan menurut keperluannya. Contohnya adalah sebagai berikut:

  1. a.      Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan rumah tangga
  2. b.      Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan industri
  3. c.       Air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan pertanian dan perikanan
  4. d.      Menurunnya populasi berbagai biota air
  5. e.       Nutrien tumbuhan
  6. f.        Limbah yang membutuhkan oksigen
  7. g.      Minyak
  8. h.      Sedimen / endapan
  9. i.        Panas
  10. DAMPAK POLUSI TANAH

Tempat pembuangan sampah merupakan lahan yang penuh dengan timbunan berbagai jenis limbah, sehingga merupakan salah satu sumber utama polusi tanah. Meningkatnya perekonomian dan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan jumlah limbah. Masalah polusi tanah juga terjadi di areal pertanian, industri dan pertambangan. Beberapa dampak polus tanah berdasarkan sumbernya, sebagai berikut :

  1. 1.      Tempat pembuangan

Tempat pembuangan limbah/sampah baik tempat pembuangan sementara maupun tempat pembuangan akhir (TPA) menimbulkan berbagai dampak polusi. Berbagai jenis limbah yang tertumpuk seperti limbah cair, padat, organik dan anorganik. Limbah padat yang sulit terurai akan bertumpuk selama bertahun-tahun memerlukan lahan yang luas.

Proses pembusukan limbah organik menimbulkan cairan lindi yang mengandung senyawa beracun dan menimbulkan gas metan (CH4). Cairan lindi dapat meracuni tanah dan gas metan adalah gas berbau tidak sedap yang dapt mangganggu kesehatan dan gas metan adalah termasuk gas rumah kaca.

  1. 2.      Lingkungan pertanian

Pencemaran tanah dilingkungan pertanian dan perkebunan selain oleh sisa-sisa tumbuhan dapat terjadi karena penggunaan pestisida kimia, pupuk dan irigasi. Pestisida dapat membunuh hama pengganggu dan dapat juga membunuh biota tanah yang bergunan bagi kesuburan tanah seperti cacing tanah dan mikroorganisme.

 

Teknologi Pengolahan Limbah

Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Jadi teknologi pengolahan yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan teknologi masyarakat yang bersangkutan. Berbagai teknik pengolahan air buangan untuk menyisihkan bahan polutannya telah dicoba dan dikembangkan selama ini.  Teknik-teknik pengolahan air buangan yang telah dikembangkan tersebut secara umum terbagi menjadi 3 metode pengolahan:

  1. Pengolahan secara fisika
  2. Pengolahan secara kimia
  3. Pengolahan secara biologi

Untuk suatu jenis air buangan tertentu, ketiga metode pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau secara kombinasi. Beberapa cara pengolahan limbah, antara lain :

  1. Dengan cara didaur ulang
    Barang-barang yang dapat dijual antara lain kertas-kertas bekas, koran bekas, majalah bekas, botol bekas, ban bekas, radio tua, TV tua dan sepeda yang usang.
  2. Dengan cara pembakaran
    Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan usaha keras. Kelebihan cara membakar ini adalah:
    1. Mudah dan tidak membutuhkan usaha keras
    2. Membutuhkan tempat atau lokasi yang cukup kecil
    3. Dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit uap air panas, listrik dan pencairan logam
    4. Cara penangan limbah cair

Limbah cair merupakan air buangan yang merupakan sisa pengolahan suatu industri dan mengandung cemaran yang kompleks, dapat berasal dari proses produksi, pencucian alat,  sanitasi kamar mandi, dan lain-lain.

  1. Pengolahan Secara Kimia

            Pengolahan secara kimia ini diterapkan untuk menghilagkan komponen buangan dengan penambahan bahan kimia tertentu. Cara pengolahan limbah cair secara kimia yaitu  dengan cara menetralkan pH limbah hingga didapatkan pH netral ( pH 7 ).

  1. Pengolahan Secara Biologis

Pengolahan secara biologis ini memiliki tujuan untuk mengurangi bahan organik dalam air buangan sehingga nilai BODnya turun dengan cara mengoksidasi bahan organik oleh mikroorganisme. Cara pengolahan imbah cair secara biologis yaitu dengan cara Proses Anaerobik (Proses yang dilakukan oleh mikroorganisme anaerob yaitu lumpur tidak aktif/mati ). Proses anaerob ini berlangsung dalam 2 tahap yaitu :

  1.                                                                                 i.            Tahap 1 : HIDROLISA & FERMENTASI bahan organik kompleks menjadi asam-asam organik sederhana oleh mikroorganisme anaerob.
  2.                                                                               ii.            Tahap 2 : Asam-asam organik sederhana tersebut lalu diubah menjadi senyawa CH4 dan CO2 yang bersifat netral.
  3. Pengolahan limbah secara prinsip ada beberapa cara
    1. Disaring (filtrasi)

Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan, atau septum, yang di atasnya padatan akan terendapkan. Penyaring dapat beroperasi pada:

  • Tekanan di atas atmosfer pada bagian atas media penyaring.
  • Tekanan operasi pada bagian atas media penyaringan
  1. Dibakar (oksidasi)

Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan usaha keras. Kelebihan sistem pembakaran ini yaitu :

  • Mudah dan tidak membutuhkan usaha keras
  • Membutuhkan tempat atau lokasi yang cukup kecil dibanding sanitary landfill.
  • Membutuhkan lahan yang relatif kecil 
  • Dapat dibangun di dekat lokasi industri.
  • Residu hasil pembakaran relatif stabil dan hampir semuanya bersifat anorganik.
  • Dapat digunakan sebagai sumber energi, baik untuk pembangkit uap, air panas, listrik, dan pencairan logam.
  1.  Dibusukkan (fermentasi)
  2.  Dihancurkan (atomizing)
  3. Dinetralkan (sterilisasi)

 

 

SEARCH ENGINE

  1. A.    Pengertian Search Engine

Web search engine merupakan progam komputer yang   dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya,   web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara   otomatis.

 

  1. B.      Cara Kerja Search Engine

Mesin pencari web bekerja dengan cara menyinpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari http://www. Halaman – halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menetukan cara menindeksnya (misalnya, kata – kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tenteng halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tenteng halaman web itu sendiri. Fungsi Search Engine :

  1. Dapat mencari informasi dalam bentuk website
  2. Dapat digunakan untuk mencari gambar
  3.  Dapat digunakan untuk mencari informasi dalam bentuk gambar bergerak (video) dan gambar animasi
  4. Dapat digunakan untuk mencari lagu-lagu favorit dan MP3
  5. Dapat digunakan untuk berbelanja
  6. Dapat digunakan untuk mencari website berdasarkan direktorinya
  7. Dapat digunakan untuk mencari website berdasarkan kategori tempat
  8.  Dapat digunakan untuk mencari berita-berita terbaru tentang seluruh negara-negara di dunia.
  9. Dapat digunakan untuk mencari jurnal atau laporan penelitian
  10. Dapat digunakan untuk mencari website-website yang berhubungan dengan pendidikan

 

  1. C.      Macam – macam Mesin Pencari

Berikut ini adalah beberapa mesin pencari yang terkenal dan banyak digunakan :

  1. Google (www.google.com)

Google merupakan mesin pencari yang mempunyai kemampuan untuk melakukan pencarian dengan super cepat. Google mempunyai algoritma pencarian yang sangat efisien yang digunakan dalam sebuah jaringan komputer mesin pencarian.

  1. Altavista (www.altavista.com)

Altavista didirikan oleh Digital Corp. Altavista mempunyai kelebihan dalam pencarian canggih (advanced search) dengan menggunakan operator Boolean AND,OR,(),NOT,NOR,”,dan* .

  1. Yahoo (www.yahoo.com)

Yahoo merupakan mesin pencari yang menggunakan indeks direktori. Direktori merupakan daftar link yang disusun menurut kelompok tertentu. Kelebihan yahoo yaitu mempunyai database yang besar dan membagi database dengan google.

  1. Lycos (www.lycos.com)

Lycos dibuat pada tahun 1994 di Carnegie Mellon University. Lycos mempunyai kelebihan yaitu mudah digunakan dan mudah menemukan web site yang terdapat di tripod.com.

  1. MSN (http://search.msn.com)

Mesin pencari dari Microsoft Network ini menawarkan pencarian baik dengan kata kunci maupun dari direktori. Situs Searchenginewatch mencatat MSN sebagai mesin pencari ketiga populer setelah Google dan Yahoo!

  1. AskJeeves (http://www.ask.com)

Situs mesin pencari yang satu ini mengunggulkan kemampuannya  untuk memahami bahasa manusia. Pengguna bisa menggunakan  kalimat lengkap, bukan kata kunci. Situs ini berguna untuk  mengetahui jawaban dari pertanyaan(misal: when did world war II end?).

  1. Alltheweb (www.alltheweb.com)
  2. Keunggulan Alltheweb adalah pencarian file pada FTP Server. Sejauh ini, hanya AllTheWeb yang menyediakan jasa pencarian file. 
  3. Amazon (www.amazone.com)
  4. Netscape (www.netscape.com)
  5. About (www.about.com)
  6. Microsoft network (www.msn.com)
  7. Teoma (www.teoma.com)

 

  1. D.     PENCARIAN MELALUI GOOGLE

Google merupakan sebuah situs web yang memiliki fasilitas mesin pencari. Kita bisa masuk ke web google dengan mengetik pada Address Bar http://www.google.com  atau google.com untuk seluruh dunia atau google.co.id untuk lokal Indonesia, lalu enter atau klik tombol go. Langkah sebagai berikut :

  1. 1.      Ketikan kata yang dicari pada kolom search. (misal smau bppt)
  2. 2.      Klik telusuri dengan google atau tekan enter
  3. 3.      Komputer akan mencari hal dituliskan din kotak search engine
  4. 4.      Hasil pencarian akan terlihat di monitor komputer anda masing – masing
  5. 5.      Beberapa web artikel yang berhubungan dengan smau bppt akan ditampilkan
  6. 6.      untuk membuka webnya, klik pada link materi sesuai yang kita cari, yaitu SMA U BPPT.
  7. 7.      Apabila web yang akan kita buka ternyata tidak sesuai dengan yang kita harapkan, maka kita kembali ke halaman sebelumnya, yaitu daftar web yang ditemukan mesin pencari.
  8. 8.      Untuk kembali ke halaman sebelumnya, gunakan tombol back.
  9. 9.      Ulangi lagi untuk membuka web lain yang terdapat pada halaman hasil pencarian.

 

 

 

  1. E.      MENYIMPAN FILE HALAMAN WEB

Halaman web dalam Internet Explorer dapat disimpan ke dalam file di komputer kita. Ini kita lakukan agar dapat membuka kembali halaman web tersebut tanpa kita harus koneksi ke internet (work offline). Sebelum kita mulai menyimpan, bukalah beberapa halaman dari web yang kita akses, setelah itu baru kita lakukan penyimpanan.
Halaman web yang kita simpan bisa sama persis seperti pada waktu kita buka di internet, dengan memilih save as type web page complete. Langkah – langkah penyimpanan file halaman web adalah sebagai berikut :

  1. 1.      Bukalah sebuah situs (web) setelah terbuka penuh, kemudian disimpan.
  2. 2.      Klik menu file, lalu pilih save as…
  3. 3.      Tentukan lokasi penyimpanan dalam save in (misal di folder My Documents)
  4. 4.      Pada kotak file name ketik nama file (misal makalah)
  5. 5.      Klik Save.

 

  1. A.        
  2. B.        
  3. C.        
  4. D.        
  5. E.        
    1. F.       DOWNLOAD

Download adalah proses pengambilan informasi berupa file, data atau progam yang disediakan oleh sebuah situs web. Tipe file hasil download biasanya ekstensi PDF (dari aplikasi acrobat reader), PPT (dari aplikasi power point), DOC (dari aplikasi MS – Word), HTM atau HTML ekstensi dari file HTML. Ada pula file – file hasil download berupa gambar yang berformat data JPG, JPEG, TIFF, GIF, dan lain-lain. Cara download adalah sebagai berikut :

  1. 1.      Perhatikan terlebih dahulu link atau icon dalam halaman web yang menunjukan bahwa itu akan mengarah pada kandungan file baik itu data maupun progam.
  2. 2.      Klik link atau icon tersebut.
  3. 3.      Selanjutnya akan muncul kotak dialog File download.
  4. 4.      Perhatikan nama file yang akan didownload, juga perhatikan pula nama filenya.
  5. 5.      Klik tombol Save untuk memulai download.
  6. 6.      Kotak dialog Save as akan muncul, tentukan tempat penyimpanan (misal di folder hasil download).
  7. 7.      Ketik nama file yang diinginkan.
  8. 8.      Lalu  klik Save, hingga ditampilkan hasil download komplit.

 

  1. G.     MENCETAK HASIL BROWSING / SEARCHING
    1. 1.      Kita dapat mencetak halaman web dengan cara berikut ini.
    2. 2.      Buka web yang kita cetak.
    3. 3.      Ke menu file pada menu bar kemudian klik print.
    4. 4.      Kita dapat mencetak halaman web dengan cara berikut :
      1. a.      Setelah itu akan tampil kotak dialog Print.
      2. b.      Anda dapat memilih jenis printer yang akan digunakan serta jumlah dan halaman yang akan diprint pada select printer.
      3. c.       Tentukan halaman yang di cetak.

Tentukan jumlah rangkap percetakan. Kemudian klik button print pada bagian bawah kotak dialog untuk mencetak file.